Kenapa Memilih Famotiva?


Mungkin ada sebagian dari teman-teman di sini yang belum tahu, kenapa blog ini dinamakan famotiva?

Atau boleh jadi, banyak diantara kalian yang sudah tahu, mengapa blog ini diberi nama unik, Famotiva? Apa sih latar belakang (Beuh, udah kaya makalah) yang membuat saya menjadikan nama Famotiva pada blog ini?

Berhubung, challenge ketiga memuat konten tentang "Kenapa memberi nama blog yang sekarang?" Maka baiklah, saya akan membeberkan rahasia ini kepada teman-teman.. hehe.

Mau tahu jawabannya? Simak, iklan dibawah ini... (Udah kaya di tivi)

Ada 2 hal besar, yang mendasari saya memilih nama Famotiva (dot) com, yaitu:

Terobsesi Menjadi Motivator

Motivator, bagi saya mereka adalah sosok inspiratif. Motivator bagi saya bukanlah mereka yang hanya bisa memberi semangat untuk dirinya, tapi juga mampu memberikan dorongan dan energi positif untuk orang lain. 

Hampir kebanyakan motivator tak hanya pandai mengurai kata-kata, tapi mereka juga mampu membawa alam bawah sadar yang tadinya beraura "negatif" menuju "positif". Mereka juga tak hanya pandai berurai kalimat demi kalimat di depan khalayak rami, tapi mereka  juga pandai menciptakan tulisan-tulisan yang mengubah paradigma minus menjadi plus.

Ada banyak motivator Indonesia yang saya kagumi. Tapi hanya sebatas rasa kagum. Sebab, motivator terbesar adalah baginda Rasulullah dan orang tua yang begitu berjasa.

Menjadi motivator, artinya memiliki tanggung jawab untuk mengajak seseorang lebih menghargai kehidupan, lebih mencintai sekeliling dan mampu menghormati dirinya sendiri. Dan itu yang saya inginkan, untuk mengajak orang lain agar lebih menghargai karunia Tuhan, mampu mencintai dirinya dan orang lain dengan kepenuh ketulusan. 

Namun, saya sadar semua butuh proses, setidaknya saya akan mencoba dari hal-hal terkecil, seperti lewat tulisan di blog atau buku. Saya tidak tahu apakah ini berhasil atau tidak? Tapi saya percaya tidak ada hasil yang mengkhianati usaha.

Sebab itulah, akhirnya blog ini diberi nama FAMOTIVA. Fa dipetik dari nama "rifa" dan "motiva" diambil dari kata motivasi. Harapannya, semua tulisan ini dapat memberikan motivasi untuk para pembacanya, dimanapun teman-teman berada.

Karena jika tidak dimulai dari sekarang? Lalu kapan lagi?
Bukan begitu?

0 comments