Dekat di Mata Tapi Jauh di Jiwa


Betapa banyak karunia yang telah Allah berikan untuk kita, hambaNya. 

Nikmat yang kita rasakan, nikmat yang kita peroleh dengan jelas di depan mata kita. 

Namun sayang, dari banyaknya nikmat yang kita peroleh. Betapa banyak juga kita melupakannya. 

Jangankan mensyukuri, menyadarinya pun bisa jadi sering kita lalaikan.

Padahal setiap waktu, setiap hari, kita memperoleh nikmat yang begitu banyak. 

Tapi itu semua, seakan tak juga membuat kita menyadari nikmat yang telah Dia beri. 

Namun, ketika nikmat-nikmat itu diambil olehNya sebentar saja. 

Barulah kita menyadari betapa pentingnya kehadiran “mereka” untuk kita.

Kehadiran nikmat yang dulu kita anggap “remeh”, padahal bagian yang begitu berarti. 

Sebagai contoh, ketika sehat, kita mungkin sering lupa dan tak menyadari bahwa kesehatan adalah suatu kenikmatan yang begitu besar. 

Namun, ketika sakit, barulah kita menyadari betapa kesehatan merupakan kenikmatan yang begitu penting. Begitu besar. Begitu berarti untuk kita.

Coba sejenak longokkan kepala, melihat mereka yang sakit. Betapa tidak enak untuk berbuat apapun. Bahkan tidur pun tidak nyenyak.  Belum lagi untuk makan, seakan semua terasa hambar.

Bandingkan dengan orang-orang yang sehat. Terlihat semangat bekerja. Enak untuk makan. Apalagi untuk beristirahat.

Sekilas terlihat sepale, padahal itu adalah nikmat yang besar.

Oleh karena itu, nikmati dan syukuri apapun yang terjadi. Apapun rizki yang kita peroleh di depan mata. Apapun nikmat yang kita terima. 

Sebab yang kita anggap remeh, sebenarnya adalah sesuatu yang besar bila kita sadari.

Jangan sampai apa yang dekat di mata, tapi jauh dari jiwa. 

0 comments