3 Hal yang Perlu Kamu Lakukan dan Hindari dalam Media Sosial


media sosial


Sebagai orang yang mengaku generasi milea, eh milenial. Kamu pasti sudah tak asing lagi dong dengan kata-kata "SOSMED" atau  "MEDSOS"? Yup, generasi kekinian pasti sudah tak lagi merasa baru mendengar istilah tersebut. Media sosial seakan sebuah rumah dalam era transformasi bagi kita, generasi yang ngakunya anak muda. 

Bahkan, media sosial seakan menjadi kebutuhan setelah sandang, pangan dan papan. Padahal, meski sebenarnya begitu, kita juga bisa kok menjalani hari-hari tanpa media sosial. Ya ngga?

Atau jangan-jangan sebagian dari kita justru tak enak ya bila sehari atau bahkan sejam dua jam tak berselancar di media sosial? Hmm.

Kendati media sosial seakan menjadi sebuah gaya hidup, tapi ingat, media tetaplah media. Dia bukanlah makhluk yang bisa mengontrol dirinya. Justru, jangan sampai sebaliknya. Media sosiallah yang akhirnya mengontrol kita! Hii, ngeri!

Saking fenomenal dan drastisnya pengguna media sosial, sebuah riset dari We Are Social (sebuah perusahaan media Inggris yang bekerja sama dengan Hootsuite) pada Januaria 2018, menunjukkan data sebagai berikut:

perusahaan media asal Inggris yang bekerja sama dengan Hootsuite

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Riset Ungkap Pola Pemakaian Medsos Orang Indonesia", https://tekno.kompas.com/read/2018/03/01/10340027/riset-ungkap-pola-pemakaian-medsos-orang-indonesia.
Penulis : Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Editor : Reza Wahyudi
perusahaan media asal Inggris yang bekerja sama dengan Hootsuite

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Riset Ungkap Pola Pemakaian Medsos Orang Indonesia", https://tekno.kompas.com/read/2018/03/01/10340027/riset-ungkap-pola-pemakaian-medsos-orang-indonesia.
Penulis : Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Editor : Reza Wahyudi
We Are Social

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Riset Ungkap Pola Pemakaian Medsos Orang Indonesia", https://tekno.kompas.com/read/2018/03/01/10340027/riset-ungkap-pola-pemakaian-medsos-orang-indonesia.
Penulis : Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Editor : Reza Wahyudi
We Are Social

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Riset Ungkap Pola Pemakaian Medsos Orang Indonesia", https://tekno.kompas.com/read/2018/03/01/10340027/riset-ungkap-pola-pemakaian-medsos-orang-indonesia.
Penulis : Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Editor : Reza Wahyudimenunjukkan sebuah data sebagai berikut
Media Sosial
Sumber: We Are Social




Ada Youtube yang menempati peringkat teratas. Disusul Facebook, WhatsApp, Instagram, Line, BBM, dll. 

Oke, pada challenge kelima dari BPN, kita akan sama-sama mengulik apa saja yang perlu dilakukan dan dihindari dalam menggunakan media sosial?

3 HAL YANG PERLU DILAKUKAN

1. Jadikan Media Sosial Sebagai Sarana Menebar Manfaat

Media sosial sudah menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat. Tanpa memandang suku, jenis, bahkan usia. Semua orang, hampirsemuanya sudah mahir dalam menggunakannya. Nah, sebagai manusia yang diperintahkan oleh Allah untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan dan amal saleh, maka media sosial ini bisa banget lho kita jadikan sebagai sarana untuk menebar kebaikan dan manfaat bagi ummat. Misal, kamu membuat organisasi tentang ajakan menuju kebaikan di akun facebook. Bisa juga, kamu memposting cara-cara sholat dan berwudhu yang benar sesuai sunnah Nabi, lalu dipublish di channel Youtube. Nah, selama itu adalah nilai kebaikan, InsyaAllah buahnya pun kebaikan.

 2. Manfaatkan Media Sosial Sebagai  Peluang Bisnis 

 Media Sosial
Sumber: instagram.com/jaskokogaleri

Selain bisa menebar manfaat, media sosial juga sangat berpeluang untuk kamu yang ingin membuka bisnis, terutama bisnis online. Misalkan, kamu mahasiswa yang ingin punya penghasilan sendiri buat nambahin uang jajan atau nabung untuk bayar kuliah, maka manfaatkanlah media sosial ini sebagai jembatannya. Kamu bisa jual produk yang kamu miliki. 

Contohnya saja seperti gambar di atas, ada Jaskoko Galeri, sebuah akun online shop yang menjual aneka jaskoko untuk kaum adam. Dari jaskoko untuk anak-anak hingga dewasa. Bahannya adem, materialnya bagus dan cocok untuk dipakai acara formal atau non formal. Harganya juga bersahabat. Nah lho, kok ngiklan ya? Hehehe. Buat kamu yang berminat membeli silahkan klik di sini. Hehehe.

 3. Manfaatkan untuk Personal Branding

Personal branding atau memasarkan diri dalam media sosial seakan sudah tak diragukan lagi kemantapannya. Memang, zaman digital seperti sekarang, saat kamu merasa memiliki kelebihan atau kemampuan yang bisa dijadikan personal branding, maka itu adalah nilai plus. Lebih-lebih lagi, bila kamu bisa memasarkannya di media sosial yang mudah dijangkau oleh seluruh kalangan. Sebab, mana tahu ada perusahaan atau orang lain di luar sana, yang boleh jadi sedang membutuhkan kemampuan yang kamu miliki. So, manfaatkanlah guys!

3 HAL YANG PERLU DIHINDARI

 1. Hindari  Ikut-ikut Menyebar Hoax

Selain bisa digunakan untuk hal positif, nyatanya media sosial juga bisa dijadikan sarana untuk menyebar berita bohong, menipu, mengada-ada yang dibuat entah sengaja atau tidak oleh seseorang atau sebuah instansi. Nyatanya, kecepatan dalam bermain media sosial rupanya membuat cepat juga jari-jemari untuk mudahnya membagikan berita-berita kepada khalayak ramai. Padahal, boleh jadi yang disebarkan adalah berita bohong yang boleh jadi akan menyulut emosi atau merusak citra seseorang atau sebuah organisasi. Hmm... Makanya, hati-hati ah gengs! Saring dulu baru disharing kemudian.

 2. Hindari Membuat Konten Negatif

Memang tak perlu dikelak lagi, bila dari media sosial, kita juga bisa memperoleh penghasilan lho! Dari nominal rupiah hingga dolar. Tergantung lewat dan bagaimana cara memasarkannya. Namun, yang menjadi keprihatinan adalah dalam bermedia sosial ada saja oknum-oknum yang justru dengan santainya membuat konten-konten negatif, yang tak hanya membuat dosa untuk dirinya. Tapi juga bisa menjerumuskan orang lain dalam kejahiliyahan. Tak ada yang bisa mengendalikan media sosial sendiri, selain diri kita sendiri lho! Untuk itu, bijaklah dalam membuat konten. Apapun bentuk dan isinya.

3. Hindari Melihat Konten yang Mengandung Kemudaratan/Kerusakan 

Saat ada konten yang mengandung nilai minus atau negatif. Maka sudah selayaknya, kita menghindari diri untuk melihat, menyaksikan, atau bahkan menyebarkan konten negatif yang mengandung kerusakan, kemudaratan, atau bahkan kemaksiatan. Jika kamu menerima konten tersebut, stop di kamu! Jangan biarkan orang lain melihat atau mendapatkannya. Cukup yang buruk dihentikan, yang baik barulah disebarkan.


Yap, itu saja 3 hal yang perlu kamu lakukan dan hindari dalam menggunakan media sosial. Memang tak ada batasannya, tapi ingat, segala sesuatu yang melewati batas juga tidak baik ke depannya. 


#BPN30daychallenge
#BloggerPerempuanNetwork

 

 


0 comments