Ragam Kenangan di Masa Kecil



Hi, semua!

Selamat datang kembali di Famotiva (dot) com. Kali ini, saya akan mengajak teman-teman untuk sedikit kurangnya tahu kenangan masa kecil saya! Huehehe. Bukan karena over pede saya harus bercertita tentang kenangan masa kecil, tapi ini merupakan bagian dari challenge Blogger Perempuan Network ke-25. 

Ekhem, ekhem. Duh, bicara tentang kenangan masa kecil, saya agak malu dan bambang, eh bimbang maksudnya, untuk memulai dari point yang mana? Ya, baiklah saya akan menceritakan ragam kenangan secara random saja ya!

Cekidot!

Aneka ragam kenangan di masa kecil versi author of Famotiva adalah:

1. Bermain Masak-masakan Bersama Teman/Saudara

Kebayang kan, gimana serunya masa kecil itu ketika bermain bersama teman atau saudara? Keseruannya lebih asyik daripada bermain gadget di zaman now! Asli seru banget. Dari mulai cari "bahan" untuk memasak, sampai benar-benar "dimasak". Namanya juga anak kecil mainan ya, kalian jangan ngebayangin masaknya menggunakan kompor, wkwkk, it's so different! Kalau saya memasak menggunakan batu yang ditumpuk, lalu bahan masakannya di masukkan ke kaleng kosong. Kadang saking berusaha profesionalnya, segala ambil bahan dari dapur seperti bawang. Jangan ditanya apa rasanya? Namanya juga cuma main-main. Hahaha.

2. Bersepeda dan Membeli Majalah Bobo Setiap Minggu

Mungkin ini awal kecintaan saya terhadap kegiatan membaca. Sejak di bangku SD, tiap akhir pekan saya selalu membeli majalah Bobo atau majalah Kreatif pada waktu itu. Anak 90an, tentunya tahu dong Bobo dan Kreatif itu majalah apa? Yap, itu adalah majalan anak-anak. Dari mulai harganya sekitar Rp 6.000,- sampai lama-lama naik, naik, dan sekarang entah berapa? Saya selalu membeli majalah itu sewaktu kecil. Setiap hari Ahad, saya bersepeda dari rumah menuju supermarket untuk membelinya. Yang paling senangnya lagi, biasanya ada hadiah edisi mingguan atau bulanan berupa barang-barang lucu. Salah satunya tas yang didesain berwarna putih kebiruan dan ada motif Bobonya. Aaaa, itu favorit banget! Dan kalian perlu tahu guys, itu belinya boleh hasil menyisihkan uang jajan sekolah. Saking sukanya majalah Bobo waktu itu!

3.Kurang Suka Minum Susu Putih

Setiap berangkat sekolah, dulu umi selalu menyiapkan sarapan istimewa. Ada susu dan nasi goreng yang enak. Sayangnya, entah sejak kapan saya tidak suka susu putih. Alhasil, setiap diseduh jarang diminum. Pernah, suatu kali minta adik untuk menghabiskannya, agar dianggapnya sudah diminum. Sungguh, anak yang nakal dan cerdas, bukan?  Wkwkwk. Pencitraan banget! Kalau ditanya, terus sukanya apa? Susu rasa coklat, itu jauh lebih saya suka. Hehehe.

4. Sering Terlambat ke Sekolah

Dulu, setiap pagi, saya selalu terlambat datang ke sekolah. Maklum jarak dari rumah ke sekolah agak jauh. Meskpun mengggunakan motor. Tapi yang bikin telat adalah karena setiap pagi harus beli lauk dulu untuk bekal makan siang, maklum sekolah saya waktu itu dari pagi hingga sore. Belum lagi, setiap pagi harus mengantar adik sekolah dulu. Kadang waktunya habis karena baru sempat mengerjakanPR akibat malamnya keasyikan nonton tivi. Duh, sungguh ngga patut ditiru! Semoga ngga ada anak di bawah umur yang baca tulisan ini. Wkwkwk. Bahaya kalau mereka ikuti!


5. Sakit Cacar Air dan Menularkan ke Teman-teman di Kelas

Entah kelas 3 atau 4 SD, suatu hari saya sakit cacar air. Parahnya, waktu itu saya ngga sadar itu cacar air dan malah ngotot untuk tetap sekolah. Maklum, selain merasa sayang jika sehari ketinggalan pelajaran, saya juga tidak ingin melewatkan hari-hari untuk bermain bersama teman. Wkwkw. Oke, singkat cerita, saya pun masuk sebagaimana biasa. Ketika istirahat, saya malah pamer tentang cacar air itu (sungguh ngga penting), anehnya teman-teman saya malah pegang cacar air yang di tangan. Kebayang kan gimana selanjutnya? Wkwkwk. Besoknya, hampir setengah kelas langsung pada cacar air. Antara merasa berdosa dan lucu juga kalau ingat itu! Buahaha.

6. Suka Membuat Komik

Soal ini, sebenarnya saya ngga suka untuk membukanya di hadapan publik. Jiyaa, kaya artis aja! Oke, jadi gini. Sejak kecil, saya suka sekali dengan menggambar. Saking sukanya, saya membuat komik di satu buku dan dijadikan bacaan di jam istirahat oleh teman-teman. Kalau ada waktu kosong, biasanya saat yang lain belajar atau bermain, saya malah asyik menggambar di kelas. Tapi, untuk saat ini, sepertinya tidak dulu deh. Hehehe.

Siplah, 7 kenangan di masa kecil agaknya udah kebanyakan. Takut khilaf juga semua dibeberin, ntar ngga punya rahasia lagi kan gawat. Wwkwkkw. Intinya saya bahagia dengan semua kenangan yang saya miliki semasa kecil dulu. Ada orang tua yang sangat luar biasa, adik, teman, saudara dan lainnya yang telah memberikan aneka warna dalam hidup saya. Bersyukur tentu hal yang harus dilakukan. Namun menjaga kenangan, juga tak boleh dilupakan. 

Masa kecilku, I luv u.

0 comments

HUT Bukalapak